HIKING ASYIK + PEMANDANGAN MENARIK (SISI LAIN WISATA PANTAI AIR MANIS DAN TELUK BAYUR)

*BAHREN
Anda seorang traveler?, suka perjalanan menantang, namun ingin mendapatkan suasana lain yang asyik dan menarik. Barangkali rute perjalanan yang pernah kami lalui dapat menjadi sebuah alternatife bagi anda.
Pagi itu Minggu, cuaca sedikit berawan tapi tak jadi turunkan hujan. Kami mahasiswa Jurusan Sastra Daerah Fakultas Sastra Universitas Andalas mengadakan suatu kegiatan ekstra kurikuler “wisata kreatif”. Maksudnya berwisata sambil memikirkan proseskreatif apa yang dapat dilakukan setelah berwisata ini. Salah satunya tulisan ini. Mungkin bisa menjadi salah satu referensi daerah dan rute wisata bagi traveler dan pelancongan.
Awalnya kegiatan ini dimaksud khusus bagi mahasiswa sastra daerah saja. Namun kegiatan yang dimotori oleh Bapak Mukhlis Awwali, S. S ini ternyata diminati juga oleh kawan-kawan dari fakultas dan jurusan lain. Fakultas ISIP misalnya, berpartisipasi dengna ikut sertanya tiga orang mahasiswanya.
Adapun jalur yang kami rencanakan adalah sungai Batang Harau – Teluk Bayur Via Pantai Air Manis. Sesuia kesepakatan semua peserta berkumpul di bawah jembatan Siti Nurbaya(jalan Nipah) pada pukul delapan Minggu pagi itu. Setelah semua anggota cukup, perjalanan pun dimulai. Rute yang pertama kali ditempuh adalah jembatan Siti Nurbaya menuju dermaga kapal di Muaro lebih kurang 800M.
Dari germaga kami menaiki sampan untuk menyeberangi Batang Harau. Harga yang dipatok pun cukup manenggang (murah), hanya seribu rupiah perorang menuju seberang tepatnya dikaki Bukit Siti Nurbaya (gunung Padang). Setelah menyeberang kami menuju sebuah kuburan seorang tokoh rekaan Marah Rusli yang sangat melegenda Siti Nurbaya menyisiri sisi kanan gunung Padang.
Sebelum sampai ke daerah perkuburan Siti Nurbaya. Kita akan disuguhi pemandangan indah dan meriam sepanjang lebih kurang 6M peninggalana Belanda yang mengarah tepat ke laut lepas. Konon Meriam ini menrupakan salah satu titik pertahanan belanda yang Masih tersisa.
Melewati tangga yang panjang berliku dan masih menyisiri gunung Padang, kita pun dapat menikmati indahnya lika-liku Pantai Padang dari kejauahan. Setelah itu kita sampai di taman Siti Nurbawa tyang merupakan puncak tertinngi gung Padang. Konon di sinilah Siti Nurbaya dan Samsul Bahri sering menghabiskan hari-hari mereka semasa pacaran (setidaknya begitulah kisahnya dalam roman). Adapun kuburan Siti Nurbayasendiri terletak pada salah satu cadas yang curam di sisi kiri gunung Padang. Sehingga agak sulit mencapai lokasinya. Karena kalau kita tidak berhati-hati bisa-bisa kita jatuh kem luasnya samudera.
Dari taman Siti Nurbaya kita turun melalui tebing yang cukup curam menuju jalan setapak arak ke pekuburan orang-orang Cina. Ditemani kubutan orang-orang Tionghoa di kiri dan kanan jalan kami menuju Pantai Air Manis yang sangat terkenal dengan legenda Malin Kundang Anak Durhaka. Lebih kurang 40 menit perjalanan di antara kuburan dan bukit-bukit yang dialiri anank sungai kecil-kecil dan satu-satu rumah penduduk, kita dapat menyaksikan indahnya pantai Air Manis dengan pasir putihnya yang landai.
Kalau anda sedang beruntung, sesampai di bibir pantai jika pasang sedang surut, kita bisa hanya dengan berjalan kaki beberapa menit menuju pulau Pisang Kecil. Tepat dilepas pantai barat pulau ini kita dapat menikmati indahnya terumbu karang yang seakan-akan berkata ayo nikmati dan selamilah laut nan indah ini. Namun kalau anda tak ingin ke Pulau Pisang, di pantai ini pun beragam aktivitas dalam mengisi perjalanan bisa dilakukana, antara lain bermain sepak bola, sekedara berenang di antara ombak kecil-kecil yang menghempas, menangkap kepitng atau pun umang-umang.
Setelah puas bermain, para penjaja makanan di sekitar pantai Air Manis pun sudah siap dengan aneka makanan yang ditawarkannya. Diantaranya: Es kelapa muda dan kacang rebus yang menjadi ciri khas jajanan di sana. Sembari menikmati dinginnya es kelapa muda dan kacang rebus, anda tetap dapat menikmati indahnya pantai Air Manis dengan segala kesibukan nelayan yang telah melaut sedari pagi.. ada yang memancing, menjala ikan, ataun menawarkan berjalan-jalan di tengah samurea dengan perahu bermesin tempel milik mereka.
Masih dilokasi ini. Anda bisa membeli aneka souvenir khas pantai Air Manis. Biasanya souvenir-souvenir ini sangat kental nuansa bahari dan Minangkabaunya. Ada yang berupa karang-karang laut yang dapat dijadikan hiasan akuarium atau benda-benda unik lainya yang bisa didapatkan di sekitar Objek Wisata Batu Malinkundang.
Perjalan ini akan terasa kurang mengasikkan apabila hanya sampaidi pantai air manis. Barangkali rite pantai air manis – teluk bayur perlu anda coba. Rute yang menantang dan menyisiri sisi bukit yang licin dan terjal. Anda bisa melewati rute ini setelah keluar terlebih dahulu menuju pintu masuk utama pantai air manis.
Di sisi kanan pintu masuk utama terdapat jalan setapak terdiri dari anak tangga kecil-kecil yang akan menggiring perjalanan kita menuju teluk bayur. Ditemani pepohonnan yang tinggi dan gemericik suara lirih anak sungai akan terdengar di epanjang perjalanan. Selain beberapa buah pendakian yang terjal dan turunan yang curam. Namun itu semua terasa tidak menakutkan kalau kita telah melihat indahnya lukan demi liukan pantai yang landai di sepanjang perjalanan menuju teluk bayur yang memakan waktu lebih kurang 30 menit.
Sesampai di teluk bayur anda pun bisa menikmati kapal-kapal yang luar biasa besar merapat dan bersandar di kokohnya dermaga teluk bayur.
* ANGGOTA KKP FSUA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: